Di SMP Alvin ada acara study tour, dilaksanakan waktu anak kelas 8 semester 2.
Study tour tahun ini diadakan di Singapore selama 5 hari 4 malam (senin-jumat).
Walaupun kegiatan ini bersifat wajib, namun jika ada alasan tertentu ortu bisa mengajukan surat untuk tidak mengikuti kegiatan ini.
Ortu A : Anaknya ikut study tour tidak?
Sy : Ikut, dari awal masuk sekolah ini kan sudah tau ada kegiatan ini, dan kebetulan sy sudah menyisihkan dana.. :)
Ortu A : Gimana ya? Sy masih bingung..
Sy : Bingung kenapa? kalau ada masalah keuangan kan bisa ketemu pihak sekolah.., kmrn pihak sekolah sudah menjelaskan.. (Sy jg yakin bukan krn masalah keuangan, krn saya tahu keluarga teman ini tergolong 'mampu')
Ortu A : oh, bukan itu.. Krn anak saya tidak bisa berpisah tidurnya, maklum anak tunggal..
--- mulailah sy berkerut heran.., baru ini sy mendengar alasan ini ---
Ortu A mulai melanjutkan pertanyaannya...
Ortu A : Alvin anak tunggal juga kan? Gimana dia? Mau ikut study tour krn disuruh atau kemauan sendiri?
-- Sy sebenarnya mulai speechless... hahaha --
Sy : Alvin ikut dengan senang hati kok.. Sangat bersemangat malahan
Ortu A : O ya? (dg wajah heran.., hihi).., oh mungkin berlaku untuk Alvin aja ya cik.., setau saya kalau anak tunggal deket banget dengan ortunya, sampai tdk bisa pisah..
--- dan saya pun takjub dg reaksi ortu A ini..., jd keluarga saya yg 'aneh'? hihihi ---
Kelekatan seperti apa yg kita sebagai ortu inginkan?
Hanya ingin menyimpan dan share beberapa artikel dan cerita.. Semoga bermanfaat buat yg baca.. ^__^
Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sekolah. Tampilkan semua postingan
Minggu, 13 November 2016
Selasa, 18 Oktober 2016
Anakku Alvin & Gitarnya
Tiada hari tanpa gitar bagi Alvin. Kalau tidak diingatkan untuk ganti baju dulu, makan dll.., sepulang sekolah pasti langsung diambilnya gitar & mulai genjreng2...
Alvin mulai mengenal gitar sewaktu usia sekitar 11,5 tahun. Yap, memang baru sebentar.., sekitar setahun ini. Saya teringat betapa susahnya meminta Alvin belajar musik.
Sewaktu SD, mungkin kelas 4 (agak lupa), saya membelikan keyboard dg harapan Alvin bisa main musik. Ngiri juga lihat anak2 lain pintar main musik.., hehehe
Dan saya carikan guru privat.., dan hasilnyaaa..., Alvin tdk suka dan merasa tidak berbakat dgn musik. Ada yg menyarankan untuk ganti guru les, mungkin yg ini kurang pintar.., tp Alvin sdh terlanjur 'mutung'. Jadilah keyboard hanya jadi hiasan di rumah.. :(
Sampai suatu ketika ada kejadian, ayah Alvin meninggal, di usia Alvin 11,5 tahun. Jika pada umumnya anak menangis jika ada kejadian menyedihkan, tidak demikian dengan Alvin.
Alvin tidak meneteskan satu air matapun di hari ayahnya meninggal. Satu2nya air mata yg menetes waktu ayahnya dikremasi. Itu saja hanya beberapa tetes tanpa suara, dan langsung dihapus. Sampai yg datang berkata kepada Alvin untuk tidak apa2 menangis, tapi tetap Alvin menggelengkan kepala.
Setelah kejadian itu, saya berpikir bagaimana kondisi Alvin.., karena tipe Alvin mungkin susah mengungkapkan perasaan. Mulailah saya membujuk Alvin untuk belajar musik, dengan harapan sebagai sarana penyaluran emosi Alvin.
Ternyata tidak segampang itu merayu Alvin.., hehehe.. Alvin masih merasa tidak berbakat, dan akan percuma saja belajar musik.
Setelah segala rayuan, akhirnya Alvin 'luluh' dengan kata2 saya... "Vin.., belajar gitar yaa.., bukan untuk prestasi, piala, dll... nanti kalau mami sedih, Alvin bisa main gitar menghibur mami..."
Akhirnya Alvin bersedia.., horreeee.. hihihii
Seiring waktu, ternyata Alvin menikmati permainan gitarnya, gitar klasik. Bahkan berencana mendalami serius, sdh bercita2 kuliah di ISI... hehehe
Semoga benar, dgn musik Alvin bisa menyalurkan emosinya...
Link youtube penampilan Alvin waktu home concert di Hartono Mall bbrp hari yll, 16 Oktober 2016
https://www.youtube.com/watch?v=LTmCugWr_08
Link youtube penampilan Alvin waktu home concert di Hartono Mall bbrp hari yll, 16 Oktober 2016
https://www.youtube.com/watch?v=LTmCugWr_08
Selasa, 13 September 2016
HUBUNGAN ANAK-SEKOLAH-ORTU
Pendidikan adalah proses kerja tim yang meliputi guru, orang-orang di sekitar anak (teman, keluarga, dll), dan kita sebagai orang tua. Setuju kan? :)
Pendidikan anak akan berhasil jika ada duet yang harmonis antara ortu dan sekolah/guru. Artinya tidak ada peraturan yang bertentangan.
Anak jangan dibikin bingung dengan 2 aturan yang berbeda.
Misalnya, di sekolah dilarang mengucapkan kata kasar.., padahal di rumah anak sering mendengar ortu bicara kasar, bahkan menjelek2kan guru di depan anak.
Tidak heran anak menjadi tidak hormat dengan guru.
Ada ortu yg bilang kalau pihak sekolah bersikap tdk adil dgn anak yang ortunya sering protes krn anak diberi sanksi krn menggunakan kata kasar. Bukankah lbh baik ortu jg instrospeksi, mengapa anak berani kurang ajar thd guru? Jika alasannya krn guru yg menyebalkan, tentunya itu bukan pembenaran anak bersikap kurang ajar.
Tentunya kalau terus berlanjut akan tdk baik.., kan tidak mungkin besok di lingkungan kerja akan misuhi bos yang menyebalkan, atau teman kerja/customer yg tdk cocok dengan anaknya.
Ajarilah anak kita untuk berkomunikasi dg baik, mengungkapkan ketidaksukaan tdk dengan cara kasar.., tentunya ortu jg harus memberi contoh.
Anak jangan dibikin bingung dengan 2 aturan yang berbeda.
Misalnya, di sekolah dilarang mengucapkan kata kasar.., padahal di rumah anak sering mendengar ortu bicara kasar, bahkan menjelek2kan guru di depan anak.
Tidak heran anak menjadi tidak hormat dengan guru.
Ada ortu yg bilang kalau pihak sekolah bersikap tdk adil dgn anak yang ortunya sering protes krn anak diberi sanksi krn menggunakan kata kasar. Bukankah lbh baik ortu jg instrospeksi, mengapa anak berani kurang ajar thd guru? Jika alasannya krn guru yg menyebalkan, tentunya itu bukan pembenaran anak bersikap kurang ajar.
Tentunya kalau terus berlanjut akan tdk baik.., kan tidak mungkin besok di lingkungan kerja akan misuhi bos yang menyebalkan, atau teman kerja/customer yg tdk cocok dengan anaknya.
Ajarilah anak kita untuk berkomunikasi dg baik, mengungkapkan ketidaksukaan tdk dengan cara kasar.., tentunya ortu jg harus memberi contoh.
----------------------
Menurut Rosdiana Setyaningrum, M.Psi, MHPEd, psikolog anak dan keluarga, ada satu hal yang harus dipatuhi semua orang tua terkait kerja sama dengan guru anak:
Mom & Dad, hormati guru anak Anda... Banyak kejadian di mana orang tua kerap menyalahkan guru ketika terjadi sesuatu yang negatif pada anaknya, misalnya mendapat nilai jelek, di-bully teman, bahkan ketika anak dihukum karena melakukan kesalahan. Meski tak setuju dengan guru, hindari menyatakannya secara terang-terangan di depan anak, karena bisa membuatnya ikut tak respek pada gurunya. Komunikasikan semua ketidaksetujuan, pertanyaan, dan protes Anda dengan cara baik dan bertanggung jawab.
------------------------
Menurut Rosdiana Setyaningrum, M.Psi, MHPEd, psikolog anak dan keluarga, ada satu hal yang harus dipatuhi semua orang tua terkait kerja sama dengan guru anak:
Mom & Dad, hormati guru anak Anda... Banyak kejadian di mana orang tua kerap menyalahkan guru ketika terjadi sesuatu yang negatif pada anaknya, misalnya mendapat nilai jelek, di-bully teman, bahkan ketika anak dihukum karena melakukan kesalahan. Meski tak setuju dengan guru, hindari menyatakannya secara terang-terangan di depan anak, karena bisa membuatnya ikut tak respek pada gurunya. Komunikasikan semua ketidaksetujuan, pertanyaan, dan protes Anda dengan cara baik dan bertanggung jawab.
------------------------
Jumat, 05 Februari 2016
Imlek 2016, SMP Budi Utama Yogyakarta
Dalam rangka imlek 2016, SMP Budi Utama Yogyakarta mengadakan serangkaian pertunjukan..
Salah satu diantaranya adalah acara di Ambarukmo Plaza, hari Jumat 5 Februari 2016
Berikut beberapa cuplikan foto-fotonya
Chinese Drum
Kaligrafi China
Team accoustic
Team acoustic + dancer
Tarian 1000 tangan
Chinese Dance
Info :
SMP Budi Utama Yogyakarta
Jl. Wijayakusuma 121 B (belakang TVRI) Yogyakarta
Telp. 0274-515974, 627030, 6411296, 6411185
Gong Xi Fa Cai !! ^__^
Label:
budi utama,
gong xi fa cai,
imlek,
info,
jogja,
jogjakarta,
kegiatan,
murid,
nasional,
sekolah,
smp
Langganan:
Postingan (Atom)











